Member

Kamis, 16 Januari 2014

3 Trik Tampil Chic dengan Jumpsuit

Sejak dipopulerkan di era '70-an, terusan praktis ini telah menjadi salah satu andalan kaum perempuan untuk tampil chic  dan modern. Untuk Anda yang ingin tampil beda dengan jumpsuit , tiga hal di bawah ini bisa jadi panduan.
1. Potongan atas . Pamerkan bagian bahu dan leher Anda dengan jumpsuit berpotongan one shoulder, spaghetti strap, halter , ataupun struktur asimetris. Sedangkan aksen draperi, ruffles  yang bervolume, serta potongan rendah berbentuk V, menjadi pilihan untuk menarik perhatian ke arah dada. Jumpsuit  berlengan panjang dapat menjadi pilihan menarik untuk dikenakan ke kantor.
2. Pipa celana . Bagian celana yang lebar dan longgar dapat menutupi kekurangan pada bagian pada dan kaki. Untuk Anda yang bertubuh mungil pilih jumpsuit  dengan garis pinggang lebih tinggi, dan potongan ramping untuk memberi kesan jenjang. Jangan lupa pula untuk memadankannya dengan stiletto heels  untuk tampil lebih menjulang.
3. Warna dan aksesori.  Sangat mudah menjadikan jumpsuit  berwarna solid seperti hitam, abu-abu, atau navy,  sebagai alternatif pengganti LBD Anda. Untuk acara malam hari yang formal, padukan dengan ikat pinggang metalik atau kalung chunky  dan cincin cocktail. Untuk tampilan lebih santai, Anda dapat memadankan blazer dengan jumpsuit  bermotif floral atau animal print.

 

Gaya Hijab, yang Penting Padu-Padannya

Ketika memutuskan untuk berjilbab, kita sering merasa harus melakukan persiapan khusus. Tidak hanya mempersiapkan iman, tetapi juga investasi busana-busana muslimah yang baru. Terutama busana untuk ke kantor atau untuk menghadiri acara formal, karena pasti berbeda dengan busana sehari-hari. Benarkah demikian?
Menurut buku Office Hijab Look  ini, ternyata tidak harus begitu. Karena saat berbusana, kita tidak perlu memikirkan satu set busana yang indah. Kunci berbusana saat berhijab sebenarnya lebih pada mempadupadankan koleksi pakaian kita yang lama. Anda hanya tinggal membongkar koleksi pakaian di lemari.
Kumpulkan saja koleksi kaus atau blus lengan panjang, blazer, kardigan, atau baju luaran lain yang berlengan panjang. Kemudian temukan bawahan yang serba panjang, seperti celana panjang, rok panjang, atau rok maksi. Buat paduan warna, tatanan hijab yang unik, lalu tambahkan aksesori. Maka Anda telah menciptakan penampilan baru yang tetap syar’i.
Sebagai panduan, buku ini menawarkan lebih dari 20 padupadan busana. Ada panduan memadukan busana dari warnanya, bahan, motif, serta jenis busananya. Misalnya, memainkan tabrak warna antara gaun panjang dengan blazer-nya. Atau mengombinasikan rok panjang warna gelap, dengan blus warna gelap yang berbeda.
Jangan ragu untuk memadukan bahan. Misalnya, blus denim dengan celana katun dan jilbab dari chiffon. Atau, jilbab bahan jersey dengan rok chiffon. Rok maksi dari bahan denim juga bisa dipadankan dengan kardigan dan jilbab bahan rajut.
Yang juga seru adalah memadukan bahan polos dengan bermotif, entah itu pada rok, blus, atau baju luarannya. Entah itu motif garis, tartan, polka dot, bunga, batik, dan lain sebagainya. Hanya karena rok maksi Anda berwarna merah, Anda tak harus mengombinasikannya dengan atasan bermotif dengan nuansa warna yang sama.
Variasi jilbab pun diberikan, dari jilbab bergaya klasik, modern, hingga yang bergaya turban. Untuk memudahkan Anda menerapkan gaya jilbab tersebut, disediakan enam macam tutorial jilbab. Anda tinggal memilih yang paling praktis atau yang sesuai karakter Anda. 

By. tabloidnova.com

@ChutanaBoutique

Jumat, 12 Oktober 2012

Feminin Trendi dengan Sepatu Peep Toe

Apakah Anda bermasalah dengan kaki yang terlalu lama tertutup sepatu? Jangan khawatir, kini ada jalan keluarnya.

Sepatu model peep toe akan membuat Anda tetap trendi, sekaligus memberi kesempatan kaki Anda tetap “bernafas” dari ujungnya yang terbuka.

Umumnya sepatu jenis itu bagian ujungnya terbuka, sehingga memperlihatkan ibu jari dan jari telunjuk. Sangat cocok bagi Anda yang sering merasa panas saat mengenakan sepatu tertutup.

Model sepatu peep toes juga memungkinkan sirkulasi darah kaki tetap lancar.
Sepatu model peep toe saat ini sedang digemari. Modelnya sangat beragam, mu
lai dari sepatu dengan hak tinggi hingga datar. Apalagi bahan dan jenis warnanya. Bisa-bisa membuat Anda bingung memilihnya.

Untuk sepatu yang akan sering Anda pakai, lebih baik pilih warna yang netral seperti hitam atau coklat. Paduan dua warna netral seperti hitam dan putih, juga bisa menjadi pilihan menarik yang dapat dipakai untuk segala suasana.

Untuk warna-warna tertentu seperti merah muda, ungu, emas atau perak dapat Anda gunakan untuk momen istimewa. Pilih sepatu dengan ornamen seperti batu permata, pita atau ornamen lainnya yang akan menambah pesona kaki Anda. Jangan lupa sesuaikan dengan busana dan aksesori yang dikenakan.

Sepatu peep toe bisa digunakan untuk berbagai kesempatan, asal jenis dan warnanya disesuaikan. Misalnya, jangan menggunakan sepatu warna kuning saat wawancara kerja, kecuali melamar sebagai fashion editor.
Yang pasti, saat mengenakan sepatu model peep toe maka penampilan Anda akan terlihat lebih feminin. Ditunjang dengan busana yang sesuai, dijamin Anda akan jadi pusat perhatian.


Sumber: republika.co.id

Minggu, 16 September 2012

Sepatu Hak Tinggi Berawal dari Pelindung Lumpur
 
Penampilan merupakan hal utama bagi sebagian perempuan. Tak sedikit yang berpikir, penampilan akan menentukan daya tarik seseorang. Terlebih untuk kaum perempuan yang memperhatikan penampilan dari ujung rambut hingga ujung kaki, termasuk aksesoris yang digunakan. Salah satunya penunjang penampilan sepatu berhak tinggi atau yang lebih dikenal dengan nama high heels. Siapa sangka sepatu penunjang penamplan itu berawal sebagai pelindung lumpur.
Menurut sejarah, sepatu dengan hak tinggi itu sudah dibuat pada abad IV SM di Turki yang dikenal dengan sebutan chopine yang beralas datar. Penggunaan chopine ini tergantung keperluan, semakin tebal lumpur dijalan maka semakin tinggi sol sepatu yang dipergunakan.
Sekitar tahun 1600, Chopine di Venesia mengalami perkembangan dengan meninggalkan bentuk yang kaku. Rendah dibagian depan dan tinggi dibagian tumit. Meski mulai bergeser menjadi sedikit berbau fashion tetapi masih bertujuan untuk melindungi ujung pakaian mereka dari air yang tergenang di jalan.Seiring berjalannya waktu, high heels mengalami modifikasi yang cenderung bergeser mengarah kepada fashion. Seperti perkembangan pada tahun 1950-an dikenal dengan model Stiletto yang memiliki ukuran hak 10 cm (4 Inch) dengan ujung hak yang kecil.
Silih berganti model dari kotak (blok)pada tahun 1970-an hingga akhir tahun 1980-an, pada tahun 1990-an dengan model runcing (tappered) lantas kembali muncul model yang lebih tipis seperti belati (Stiletto) pada tahun 2000-an hingga sekarang.
Pemikiran tentang high heels pun terus berubah. Perempuan yang menggunakan high heels cenderung dianggap anggun. Bahkan semakin tinggi high heels maka semakin anggun perempuan yang menggunakannya. Ada juga yang mengatakan menggunakan high heels akan meningkatkan gairah seksual bagi perempuan.
Seperti yang dikemukakan ahli urologi eropa, DR. Maria Cerruto, dia mengatakan studi yang dilakukan terhadap 66 orang. Dia menemukan 50 orang yang tumit pada kakinya berada 15 derajat dari tanah atau sekitar 2 inci akan mempengaruhi otot pelviks.
Otot pelviks merupakan komponen penting bagi tubuh wanita karena akan berpengaruh terhadap kemampuan seksual dan kepuasan ketika berhubungan intim. Jika terjadi masalah pada otot pelviks maka dianjurkan menggunakan high heels. Tidak salah jika kemudian muncul anggapan pemikiran tentang kemampuan high heel menciptakan keanggunan serta meningkatkan kemampuan seksual.
Terdapat pula efek negatif dari pemakaian high heels seperti yang dikutip dari situs BBC. Berdasarkan hasil penelitian, sebagian besar wanita yang menggunakan high heels akan berisiko cedera peradangan sendi terutama pada sendi lutut dan panggul (Ostehoeatrithis), terlebih apabila high heels digunakan pada saat berdansa.
Sebuah studi yang diterbitkan pada jurnal epidemilogi dan komunitas kesehatan, Oxford Brokes University menyatakan, 2% dari dari populasi yang berusia diatas 55 tahun akan terkena penyakit kepala parah yang diakibatkan cedera sendi lutut dan panggul. Kondisi akan lebih parah jika berusia diatas 65 tahun.
Namun demikian, pro kontra apakah hig heels berbahaya bagi kesehatan atau tidak semua tergantung pada si pemakai. Namun, akan lebih bijak jika memperhatikan kecermatan pada pemakaian high heels. Tidak tepat juga jika Anda selalu menggunakannya dalam setiap kesempatan. Tampil modis penting, namun jangan lupa dengan kesehatan.
 
 
Sumber:republika.co.id

Selasa, 10 Juli 2012

Trik Agar Kaki Jenjang Bak Model



Memiliki kaki jenjang bak model tentunya merupakan impian . Namun bagaimana dengan si pemilik tubuh mungil dan atau kaki pendek . Tidak perlu merasa minder dengan hal itu karena meskipun ukuran kaki tidak terlalu panjang, Anda tetap bisa terlihat jenjang bak model.
Kuncinya, bukan hanya terletak pada pemilihan sepatu, tetapi juga busana. Berikut empat kunci membuat kaki terlihat lebih jenjang, seperti dilansir Shine, yang bisa Anda aplikasikan dengan mudah.


 
1. Sepatu ujung runcing
Salah satu cara untuk membuat kaki terlihat jenjang adalah menggunakan sepatu yang bagian depannya berujung runcing. Banyak sepatu yang bagian depannya tumpul terlihat cantik, tetapi menggunakannya justru membuat kaki terlihat lebih pendek.
Ketika ujung sepatu berbentuk tumpul, maka akan mematikan garis kaki. Jika Anda memiliki kaki kecil, cari sepatu yang yang agak sedikit melebar di bagian atas jempol kaki. Bukan hanya membuat kaki terlihat lebih panjang, tetapi juga lebih seksi.

 



2. Lipatan di celana
Jika Anda memiliki tubuh mungil, fokus bukan hanya pada panjang celana tetapi juga lipatan bagian bawah. Jangan sampai lipatan bawah celana terlalu besar, karena akan membuat tubuh terlihat makin pendek. Pastikan besaran lipatan pas sesuai panjang celana, karena akan menimbulkan kesan ukuran kaki yang lebih panjang.

3. Skinny jins
Jins model skinny adalah cara paling pas untuk membuat kaki lebih panjang. Tetapi tidak semua orang bisa menggunakannya, terutama yang memiliki bentuk tubuh berisi. Tetapi jika tubuh Anda tidak terlalu besar, gunakan saja skinny jins, karena menciptakan garis lurus yang membuat tubuh terlihat lebih tinggi.

4. Atasan
Pilihan atasan juga memengaruhi kesan jenjang. Untuk atasan, gunakan yang tidak terlalu panjang, karena membuat tubuh terlihat lebih pendek. Baju yang panjang akan memotong sepertiga panjang kaki. Pilih saja atasan yang panjangnya di atas pinggul atau maksimal menutupi bagian kantong celana.
 
 
• VIVAnews

Minggu, 24 Juni 2012

Be a Smart Fashion Woman!


Disaat perekonomian sedang memburuk, mungkin Anda lebih mengkhawatirkan kondisi keuangan dibandingkan dengan penampilan. Padahal, tidak dipungkiri lagi setiap perempuan pasti selalu ingin tampil cantik dan menarik, teruama dalam hal berbusana. Lalu apa yang harus dilakukan agar tetap tampil stylish tanpa harus mengeluarkan banyak uang?

  • Jadilah seorang kolektor. Kumpulkan berbagai jenis pakaian. Pergilah melihat-lihat model pakaian yang Anda suka, lalu usahakan untuk membelinya saat busana tersebut sedang sale. Selanjutnya Anda bisa melakukan mix & match dengan busana tersebut.
  • Cobalah untuk tidak menjadi pengikut mode. Busana yang sedang tren sudah pasti banyak dipakai orang. Anda akan meilhat busana tersebut dimana-mana, mulai dari majalah hingga teman-teman Anda. Biasanya busana ini hanya dapat dikenakan untuk beberapa saat saja selama trennya masih berlaku. Belum tentu jenis busana ini bisa Anda kenakan kembali di tahun berikutnya. Karena itu, belilah busana yang bisa Anda kenakan untuk segala musim di tahun ini dan juga untuk tahun berikutnya.
  • Pilihlah jenis pakaian dengan warna dan model sederhana dan memiliki sedikit detail. Anda tidak hanya mengenakan atasan, rok ataupun dress terusan. Tetapi juga dilengkapi dengan aksesoris tambahan seperti tas dan sepatu, karena itu pilihlah busana sesimple mungkin.
  • Bacalah majalah-majalah selebritis atau fashion, karena biasanya majalah-majalah seperti ini selalu memiliki tip-tip bagus mengenai tata cara berbusana dan berpenampilan.
  • Jangan membeli pakaian menjelang pesta. Seharusnya dilemari Anda tersimpan beberapa jenis busana atau gaun, yang bisa dikenakan untuk kencan ataupun pesta. Masih ingat dengan aturannya? Kumpulkan beberapa pakaian saat butik atau toko busana sedang mengadakan big sale. Saat ini banyak pusat perbelanjaan yang menawarkan diskon, jika Anda mempunyai waktu carilah informasi toko mana saja yang menggelar diskon, lalu berbelanjalah.
  • Perempuan cerdas akan memilih mengenakan busana murah namun terlihat mewah. Triknya adalah dengan menambahkan beberapa jenis aksesoris yang serasi pada busana, seperti kalung, dompet atau syal. Dengan penampilan seperti ini maka orang-orang tidak akan pernah bisa menebak berapa banyak uang yang telah Anda belanjakan.
www.conectique.com

Senin, 18 Juni 2012

Kesalahan Busana yang Bikin Tampak Tua

Tentunya kita sering merasa tidak nyaman dengan penampilan kita . Namun kita tidak menyadari dimana letak kesalahan pada penampilan kita . Ada beberapa hal yang mesti diperhatikan agar penampilan kita terasa nyaman dan tidak salah kostum .
Terlalu banyak mengenakan riasan atau tidak memperbarui potongan rambut bisa membuat tampilan Anda tampak lebih tua. Hal ini bisa makin “parah” jika Anda juga melakukan kesalahan dalam berbusana.
Anda tentu tidak ingin hanya karena kesalahan kecil, penampilan jadi tidak maksimal. Untuk itu hindari empat kesalahan busana berikut, yang bisa membuat Anda tampak lebih tua, seperti dilansir dari Shine.

  • Rok pensil yang tidak tepat
    Inti dari rok pensil adalah untuk menonjolkan lekuk pinggang dan bokong yang seksi. Tetapi jika potongan rok pensil tidak jatuh pas di tubuh, tampilan Anda justru akan terlihat tampak lebih tua. Agar rok Anda berpotongan tepat, pastikan ujung lipatan rok tepat berada di lutut (bukan di bawah). Gunakan dengan atasan yang agak panjang sehingga bisa dimasukan ke dalam rok. Cara ini sangat efektif untuk menonjolkan garis pinggang.
  • Sepatu dan tas senada
    Anda mungkin sering mendengar aturan mode yang menyebutkan kalau warna tas dan sepatu harus senada. Tetapi aturan ini malah seringkali membuat tampilan malah terlihat oldies. Jadi, tidak masalah jika Anda mengenakan sepatu dan tas dengan warna yang berbeda. Justru penampilan akan terlihat lebih segar.
  • Sepatu tumit tebal/chunky heels
    Sepatu tumit tebal atau chunky heels terutama yang berukuran rendah juga membuat penampilan tampak lebih tua. Jika Anda memakainya untuk alasan kenyamanan, sebaiknya cari yang modelnya lebih stylish seperti kitten heels, wedges, dan platform. Pastikan bukan hanya kaki yang tersangga dengan nyaman dan baik tetapi juga gaya Anda.
  • Busana ukuran besar
    Celana model baggy atau atasan kaus yang besar membuat tampilan jadi kurang menarik. Hindari busana dengan potongan yang kurang pas. Jika memang ingin mengenakan busana ukuran besar, pastikan lekukan tubuh tetap terlihat, dengan menggunakan belt cantik.

Sumber: VIVAnews